3
0
0
intan suhaila
Malam, 15 Mei 1992, suasana di Salón Bugambilias di Culiacán penuh sorak sorai. Chalino Sánchez, sang penyanyi corrido yang dikenal dengan lirik-lirik tentang keberanian dan dunia kelam, sedang berada di puncak popularitas. Tiba-tiba, dari kerumunan penonton, sebuah tangan menyodorkan secarik kertas ke panggung. Kamera menangkap momen Chalino membacanya sebentar, wajahnya berubah serius, lalu kertas itu diremasnya. Tak ada yang tahu apa isi pesan misterius itu dan sampai hari ini, pertanyaan it... More
Comment
Cancel
Send